• Type:
  • Age:
  • Average Rating:

Month: June 2000

Pelestarian Budaya Batik Nusantara Sebagai Identitas Kultural Bangsa Indonesia di Era Globalisasi

Kebudayaan ialah identitas nasional dari suatu bangsa. Identitas nasional bangsa itu sendiri dapat dikatakan unik, khas, atau berkarakteristik, yang dapat membedakan suatu bangsa dengan bangsa lainnya. Namun, dengan adanya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mempercepat proses globalisasi ini.Setiap bangsa pasti memiliki identitasnya masing-masing, yang terbentuk melalui sejarah bangsa itu sendiri. Indonesia adalah negara yang memiliki beberapa keunikan yang memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan negara lain. Karena banyaknya pulau di negara Indonesia, Indonesia bahkan bisa slot nexus gacor dikatakan sebagai negara dengan pulau terbanyak di dunia. Salah satu warisan budaya yang terkenal adalah batik.

Batik merupakan pakaian kuno atau tradisional, kebanyakan hanya dikenakan oleh orang Jawa, dan pada saat yang sama, tetapi beberapa orang Indonesia hanya memakainya saat pesta. Batik menjadi salah satu karya seni dan budaya bangsa Indonesia mengalami perkembangan dari masa ke masa.Dalam bahasa Jawa, batik ditulis bathik yang mengacu pada huruf Jawa “tha” artinya batik adalah rangkaian titik-titik yang membentuk suatu gambar tertentu. Seperti yang kita ketahui, batik memiliki dua komponen utama yaitu warna dan garis yang membuat batik menjadi kanvas yang indah dan menarik.

Pelestarian Budaya Batik Nusantara Sebagai Identitas Kultural Bangsa Indonesia di Era Globalisasi

Awalnya, seni membatik hanya ada di kawasan atau lingkungan keraton. Namun, saat ini seni membatik telah menyebar luas di kelompok masyarakat, sehingga banyak warga yang memilih bekerja membatik untuk mencari penghasilan, terutama pada kaum wanita. Dampak Globalisasi terhadap Kebudayaan Sebagai identitas nasional bangsa Indonesia yaitu menjadikan keragaman budaya Indonesia sebagai aset. Tidak semua negara memiliki budaya yang beragam seperti Indonesia.Sejak ditetapkan sebagai salah satu Warisan Dunia UNESCO pada 2 Oktober 2009, batik kini bertransformasi menjadi media yang mampu menyampaikan segala pesan moral dan trend yang terkandung di dalamnya, serta digemari banyak orang di seluruh dunia. Sebelum merambah dunia, batik sudah diakui sebagai warisan budaya takbenda bangsa Indonesia (Intangible cultural heritage).

Seni lukis semacam ini bukan sekedar lukisan, corak apa yang dilukis juga memiliki makna filosofis. Filosofi motif batik ini sangat erat kaitannya dengan kebudayaan Jawa, dimana simbol-simbol sangat mengakar dalam falsafah hidup masyarakat Jawa.Batik Jawa dikenal sangat rumit, artinya memiliki tingkat kesulitan yang tinggi dalam pola dan warna. Dari segi corak, corak batik Jawa memiliki filosofi hidup yang kuat. Kreativitas seni batik ini tidak hanya terfokus pada budaya asli atau budaya Jawa, tetapi juga dipadukan dengan hubungan budaya yang makmur antar negara, dengan adanya paparan budaya asing.

Budaya Jawa memiliki hubungan dengan budaya lain, seperti dalam perdagangan dengan Cina, India dan Timur Tengah, memberikan slot bonus new member 100 di awal corak warna tersendiri. Dengan memadukan budaya asing dengan budaya lokal itu sendiri, memberikan karakter yang sangat unik pada batik itu sendiri.

Nilai-nilai etika dan moral yang terkandung dalam seni batik merupakan ekspresi solidaritas sosial yang terikat pada aturan dan nilai-nilai budaya yang dianut oleh masyarakat. Membuat seni yang diciptakan oleh batik itu sendiri tidak jauh dari budaya masyarakat sekitar yang digariskan oleh kreativitas membatik.

Namun, dengan masuknya semangat kapitalisme yang bercirikan persaingan ekonomi, nilai budaya yang terkandung dalam seni batik berubah, cenderung sempit, dan kemudian bergerak ke arah privatisasi. Kekuatan kapitalisme di era globalisasi tidak bisa dihindari dan karenanya harus disikapi dengan bijak.

Di era globalisasi saat ini, terdapat banyak tantangan dan ancaman di berbagai bidang kehidupan, termasuk bidang kebudayaan. Dimana masyarakat sekarang menyukai budaya asing atau bahkan bangga dengan budaya asing dan mengesampingkan menggunakan budaya nasionalnya (budaya lokal) karena beranggapan bahwa budaya lokal merupakan budaya kuno, yang tidak sesuai dengan trend atau pergaulan saat ini.

Hal ini mempengaruhi identitas nasional bangsa Indonesia, karena masyarakat lebih menyukai dan menggunakan budaya luar (asing), sehingga budaya lokal yang harus dilestarikan dan dibanggakan sebagai ciri bangsa Indonesia terkubur dan dilupakan oleh budaya asing.

Bangsa Indonesia harus membuktikan eksistensinya dengan menunjukkan kualitasnya. Ciri khas inilah yang menjadikan bangsa Indonesia unik dan menjadi tanda keberadaannya. Adapun yang terpilih dari keberagaman yang ada di Indonesia merupakan karya bentuk seni batik.

Berbagai kegiatan yang berkaitan dengan seni batik dimaksudkan untuk bersifat sosial. Sosialisasi disini bertujuan untuk suatu proses di mana ide, pengetahuan, sikap dan perilaku ditransfer dari satu generasi ke generasi lain sedemikian rupa sehingga nilai-nilai warisan budaya selalu tidak berubah dan budaya asing tidak mudah dipengaruhi di era globalisasi saat ini. Sehingga menarik generasi-generasi muda sekarang untuk tertarik memakai pakaian trasional contohnya seperti kain batik.

Mitos Ibu Hamil di Masyarakat

Banyak mitos ibu hamil yang masih dipercaya masyarakat Indonesia. Seperti misalnya tak boleh saat ada gerhana matahari hingga larangan mengonsumsi makanan tertentu. Terkait mitos kehamilan ini, masih banyak makanan yang dipercaya https://www.singapore-maid.com/ bisa membuat kulit lahir dengan kulit putih dan bersih. Namun, dari banyaknya mitos atau anggapan yang tersebar itu, apakah semuanya terbukti benar secara ilmiah? Atau hanya untuk menakut-nakuti para ibu hamil? Oleh karena itu, Bunda dapat menyimak deretan mitos ibu hamil berikut ini untuk mengetahui anggapan tersebut benar atau tidak. Berikut dikutip dari Medical News Today dan Pregnancy Birth Baby ulasan selengkapnya:

Mitos Ibu Hamil di Masyarakat

1. Harus membawa gunting, benda tajam atau senjata

Anggapan bahwa bawa gunting saat hamil atau benda tajam lainnya dipercaya dapat menjauhkan ibu hamil dari gangguan energi negatif atau makhluk halus adalah salah besar. Hal tersebut hanyalah mitos belaka. Faktanya, membawa benda-benda tajam ke manapun ketika sedang hamil tidak akan berdampak apa-apa pada ibu hamil dan juga bayinya.

2. Ibu hamil makan untuk dua orang

Tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa ibu hamil makan untuk dua orang. Berapa banyak tambahan yang perlu dimakan oleh ibu hamil, menyesuaikan dengan berat dan tinggi badan, serta usia kandungan kehamilan.

Secara umum, ibu hamil membutuhkan 300-450 kalori tambahan setiap harinya. Tambahan kalori itu bisa didapat dari beberapa camilan sehat seperti buah, telur rebus, dan lain sebagainya.

Ibu hamil sangat tidak dianjurkan untuk makan secara berlebihan karena akan berdampak buruk bagi sang ibu dan bayinya. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.

3. Morning sickness hanya terjadi di pagi hari

Morning sickness hanya terjadi di pagi hari hanyalah mitos. Faktanya, mual atau muntah selama kehamilan dapat terjadi kapan saja akibat perubahan hormon pada ibu hamil.

Bagi kebanyakan wanita, morning sickness lebih banyak terjadi di pagi dan akan membaik setelah 3 bulan Starlight Princess berikutnya. Mual dan muntah yang terus berlanjut perlu diperiksakan ke dokter karena dikhawatirkan menjadi hiperemesis gravidarum.

Prof. Dr. dr. Andon Hestiantoro, Sp.OG-KFer, mengatakan bahwa setidaknya 1 dari 5 wanita hamil akan mengalami morning sickness di trimester pertama. Kondisi ini umumnya tak akan lama, dan dapat hilang dengan sendirinya atau setelah konsumsi obat mual.

“Mual dan muntah pada kondisi morning sickness juga bisa diatasi dengan pijat di titik acute pressure. Sementara untuk meredakan gejala, ibu hamil dapat minum air jahe hangat atau minum obat anti mual,” ungkap dokter yang praktik di RS Hermina Jatinegara.

4. Dilarang berhubungan intim saat hamil

Aktivitas seks atau hubungan intim yang dilakukan saat hamil tidak akan membahayakan janin. Jadi anggapan dilarang melakukan hubungan intim saat hamil adalah mitos belaka.

Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, dokter tidak akan merekomendasikan untuk tidak melakukan aktivitas seks selama kehamilan berlangsung. Kondisi ini dapat terjadi apabila ibu hamil mengalami perdarahan hebat selama kehamilan atau ketuban pecah.

Bagi wanita yang memiliki masalah pada plasenta, insufisiensi serviks, dan faktor lain yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya persalinan secara prematur harus mendiskusikan terlebih dahulu dengan obgyn sebelum berhubungan intim.

5. Tidak boleh mandi air panas
Faktanya ibu hamil sangat aman apabila hendak mandi dengan air yang hangat. Atur suhu menjadi suam-suam kuku agar ibu hamil menjadi rileks setelah mandi air hangat. Air mandi yang terlalu panas tidak disarankan karena dapat meningkatkan suhu inti tubuh ibu hamil, sehingga menyebabkan terjadinya kepanasan, dehidrasi, atau pingsan.

6. Tidak boleh berolahraga saat hamil
Larangan berolahraga saat hamil tidak sepenuhnya salah. Para ibu hanya perlu menghindari jenis olahraga berat yang berisiko membuat mereka jatuh, seperti menunggang kuda atau bersepeda. Hindari olahraga yang dapat membuat sesak napas dan cepat membuat tubuh merasa panas. Saat ingin melakukan olahraga, sebaiknya ibu hamil mendiskusikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan untuk memilih jenis olahraga yang aman untuk ibu hamil. Misalnya seperti melakukan yoga yang bagus untuk meningkatkan kekuatan & fleksibilitas tubuh, serta melatih pernapasan untuk membantu proses persalinan lebih mudah dan lancar.

Scroll to top